mari duduk manis disisiku, kita dengar cerita tentang betapa bulan selalu berupaya benderang pada redup sinarnya.
Saturday, 3 January 2015
Review Novel: Omen #6 Sang Pengkhianat by Lexie Xu
Akhirnya kesampaian juga beli novel ke 6 serial omen ini. Maklumlah harganya lumayan menguras kantong anak kos, khususnya anak kos yang gak pandai ngatur uang boros tapi doyan jajan seperti saya #abaikan. Oke mungkin beberapa dari kalian mungkin berfikir kalau nyewa atau minjem lebih ekonomis timbang beli dan cuman sekali di baca. Tapi saya sarankan untuk yang belum pernah membaca sama sekali untuk nabung buat beli dari yang pertama karena mungkin untuk membaca serial bersambung ini kalian akan lupa satu dua peristiwa atau tertarik ingin membaca kembali beberapa kasus di buku sebelumnya. Bukannya bermaksud promosi cuman novel bergenre thriller remaja ini memang sangat-sangat tidak mengecewakan untuk dikoleksi. Oke sebelum saya mulai ngoceh lagi, ada baiknya kita baca sinopsisnya dulu:
Judul: Omen #6: Sang Pengkhianat
Penulis: Lexie Xu
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre: Thriller
ISBN: 9786020309002
Sinopsis:
File 6 : Kasus Penjahit Manusia dengan Korban Atlet-Atlet Unggulan Pekan Olahraga
Tertuduh : Kami. Yep, kalian tidak salah baca. Kami-kami yang seharusnya menyelidiki kasus ini malah menjadi tertuduh lantaran ada beberapa saksi yang mengatakan mereka melihat kami di tempat kejadian. Tentu saja kami tidak sudi pasrah dengan situasi ini dan bertekad untuk menyelidikinya. Kecurigaan kami jatuh pada dua cewek paling jahat di sekolah kami: Nikki dan Eliza. Tambahan lagi, kini mereka mendapat bantuan dari Damian Erlangga sang pangeran iblis, serta mantan sobat kami yang kini menjadi musuh bebuyutan kami: Erika Guruh.
Fakta-fakta : Pada hari-hari menjelang Pekan Olahraga, atlet badminton unggulan sekolah kami ditemukan di lapangan badminton dalam kondisi tidak sadar dengan mata, mulut, dan anggota badan terjahit rapat. Saksi mata berupa sahabat korban mengatakan dia melihat Rima berkeliaran di dekat lapangan pada saat kejadian. Di siang hari, pada hari yang sama, kapten tim futsal ditemukan mengalami kejadian tragis yang sama, dan kali ini orang-orang melihat Putri Badai melarikan diri dari tempat kejadian. Keesokan harinya ada “tips tepercaya” yang mengatakan Aya akan melakukan kejahatan berikutnya, dan sebelum kami sempat melakukan sesuatu Aya sudah ditahan polisi.
Misi kami : Menemukan pelaku sebenarnya sebelum kami dihukum untuk perbuatan yang tidak kami lakukan.
Penyidik kasus,
Valeria Guntur, Rima Hujan, Putri Badai, dan Aria Topan
Saya adalah salah satu penggemar novel milik kalex. Bahkan saya memasukan novel beliau dalam daftar novel yang wajib ditunggu dan dibeli. Setelah membaca 4 serial johan saya tidak melewatkan sedkitpun serial omen ini. Kasus dalam novel ini benar-benar nyeremin, bahkan hanya membayangkan saja saya bergidk ngeri. Penjahitan manusia, yaitu atlet-atlet unggulan sekolah ketika mendekati pekan olahraga. mata, mulut, tangan.Bisa dibayangkan dong, kalau itu korban sadar dan membuka mata dan mulutnya apa yang terjadi? sayangnya kesadisan kasus ini kurang dapet penyelesaian yang greget. Mungkin memang karena serial omen kali ini tidak difokuskan untuk membahas itu. Karena ini adalah serial kedua dari terakhir (omen mempunyai 7 sekuel) dan dalang dari setiap peristiwa telah terbongkar sebelumnya cerita lebih banyak berisi lanjutan motif dan alasan dari mengapa dan kenapa serta sangkut paut dari satu tokoh dan tokoh lain, juga melanjutkan cerita erika yang sudah pulang ke rumah dan berbaikan dengan eliza.Nah disini yang jadi penghianat itu ya si erika ini. Erika membuat kesepakatan dengan eliza untuk tidak lagi berteman dengan teman-teman lama mereka dan hanya berteman berdua saja.
Satu hal yang menurut saya agak menganggu dari novel setebal 466 halaman ini adalah pengulang penjelasan dari buku-buku sebelumnya, seperti hobi Daniel bermain poker. Untuk beberapa hal mungkin itu perlu karena pembaca mungkin lupa namun karena banyak terjadi pengulangan cerita membuat beberapa bagian saya skip. Kalau kalex bisa sedikit meringkas cerita tersebut mungkin novel akan jauh lebih tipis dan murah (maunya hehe)
Kelebihan novel ini banyak banget, gak heran sih kak lexie memang salah satu penulis novel beken dan salah satu penulis favorit saya. Cara penuisan ok,gak bikin bosen ada saat tegang, humor, romantis. Semuanya pas banget untuk membuat terus membuka lembaran berikutnya lagi dan lagi. Nah pasangan favorit saya disini selain vik dan erika tentu saja, adalah badai dan demian. Soswit bangeeeeet, Walaupun cerita demian-badai ini lebih banyak dibahas di omen 5 tapi di omen 6 tetap dapat tempat kok hehe, walaupun kisah cintanya lebih difokuskan pada OJ-Aya-Gil.
"Jaga dia baik-baik," kata Demian seraya mengangsurkan putri padaku.
"Gue udah bilang sama Rima, tapii sekarang gue akan bilang sama elo, Aya. Kalo ada bajingan yang berani nyakiti Putri, kalian harus ngasi tau gue,"
Aku menatapnya lekat-lekat. "Orang yang paling nyakitin Putri kan elo."
Damian mengalihkan tatapannya padaku, lalu tersenyum. "Suatu saat, kalo saatnya tiba nanti, biar Putri yang ambil nyawa gue."
(Dialog Demian dan Aya tentang Badai. #fav)
Tanpa perlu berpanjanglebar lagi saya acungin 4 jempol buat kalex
*luna
4,8/5
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

aku juga suka banget putri-damian... sedih banget kisah mereka :')
ReplyDeleteSih Daniel Yusman ngak muncul lagi yah di serial omen 5-7??
ReplyDelete